Friday, 10 August 2018

My Dental Experience


Hai semuanya! ;) Udah lama banget aku mau share my dental experience, sejak gigi belakangku alias wisdom teeth-ku yang sakit beberapa waktu yang lalu. Kalo ada orang yang bilang 'mending sakit gigi daripada sakit hati', aku sih nggak mau keduanya yaa, soalnya buat aku sakit gigi juga nggak kalah sakitnya sama sakit hati. Nah, in case ada dari kalian yang juga mengalami hal yang sama seperti aku, that's why hari ini aku mau share pengalamanku sama dokter gigi hehe.



Oke, pertama-tama dokter gigiku dari kecil nggak pernah ganti, yaitu dokter Tri dari Dentaland. Bahkan sebelum dokter Tri mendirikan klinik Dentaland ini, setiap mamaku punya masalah sama giginya, datengnya selalu sama dokter Tri. Soalnya, dokter Tri ini orangnya sabar dan telaten banget sama setiap pasiennya.

Sekilas info aja nih, Dentaland Clinic lokasinya ada di Surabaya. Ada dua cabang, yaitu Surabaya Barat dan Timur. Nah, kalo kalian bisa lihat dari desain interiornya, Dentaland memang lebih dikhususkan untuk pasien anak-anak, tapi tenang, seumuranku gini, bahkan mamaku juga boleh banget melakukan konsultasi dan treatment di Dentaland. Di Dentaland Clinic lengkap sekali dokternya, ada dokter estetik, bedah mulut, perio (gusi), juga umum, pokoknya totalnya ada 25 dokter.

Biar lengkap nih ya informasinya : untuk jam bukanya adalah dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam (hari Senin-Jumat), kalau hari Sabtu jam 9 pagi sampai jam 5 sore, kalau hari Minggu jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Semua konsultasi dan treatment by appointment, jadi sangat disarankan untuk bikin janji terlebih dahulu, sebelum datang ke klinik. Biar antrinya nggak terlalu lama gitu.




Oke, sekarang aku akan mulai cerita dari kisah sakit gigiku. Intinya, wisdom teeth-ku tumbuhnya nggak sesuai lokasi. Gigiku ini tumbuhnya sempurna tapi lokasinya agak geser. Jadinya, susah dibersihkan (dengan sikat gigi), akhirnya lubang, dan menyebabkan gigiku sakit. Sakitnya itu sakit banget, bikin gusi bengkak, sampai nggak bisa tidur, hampir tiap malem itu aku nangis gegara sakitnya itu tak tertahankan.

Nggak pakai lama, aku langsung ke Dentaland Clinic, konsultasi sama dokter Tri. Anyway, untuk kamu yang pertama kali datang ke Dentaland akan difoto dulu (wajahnya) untuk data diri. Jadi, jangan kaget kalo tiba-tiba difoto waktu di meja resepsionis hihi. Terus, sebelum dilakukan treatment, dokternya akan periksa semua gigi, bahkan difoto, baru setelah itu dilakukan tindakan. Oke lanjut, jadi dokter Tri bilang ini sebaiknya gigiku dicabut, soalnya kalo susah dibersihkan pasti sakit lagi. FYI, gigiku ini cukup dicabut aja, bukan dioperasi, soalnya tumbuhnya sempurna, bukan miring. Jadi, nggak setiap tumbuh wisdom teeth harus dioperasi yah.

Oke, aku setuju untuk dicabut, tapi dokter Tri bilang giginya baru bisa dicabut kalo gusinya sudah kempes hiks, kan sebelumnya gusiku bengkak cukup besar. Ukuran pipiku jadi nggak sama, kanan dan kiri haha. Sedih sih soalnya harus nunggu sekitar semingguan sampai bener-bener kempes bengkaknya. Long story short, akhirnya gigiku dicabut, nggak seberapa kerasa pas dicabut, sakitnya itu pas disuntikin bius lokal. Eh tapi, yang di cabang barat ada alat namanya STA itu sistem bius yang nggak sakit. Nanti aku tunjukkin gambarnya di bawah, keep scrolling!


Sekarang gigiku sudah nggak sakit lagi yay! Kalo gigi sakit ini repot banget deh, males ngomong, males makan, jadi males ngapa-ngapain. That's why jaga kesehatan gigi itu penting banget. Pas banget, Dentaland ini lebih suka treatment yang sifatnya preventif, seperti fluoreth misalnya, atau cealant pada anak-anak. Kalo kata dunia kan lebih baik mencegah ya daripada mengobati hehehe. Oiya, kemarin harga cabut gigi bawah itu 900 ribu ;)

Jadi, di Dentaland Clinic itu mostly lebih banyak treatment untuk mengatasi gigi lubang, ditembel gitu. Tapi untuk kamu yang mau merawat gigi, seperti fluoreth juga sangat welcome. Floureth ini gunanya untuk mencegah gigi berlubang, terus kalo seandainya sudah berlubang dan ditembel, tembelannya juga akan lebih kuat. Dulunya rasa fluoreth getir gitu, tapi sekarang sudah ada rasa melon lho!



Nah, ini yang tadi aku bilang STA (Single Tooth Anesthesia), alat untuk bius lokal tapi nggak sakit. Soalnya sistemnya tetes-tetes, komputerisasi pula. Jadi, dijamin pas bius lokal nggak sakit, tiba-tiba kerasa tebal aja gusi di sekitar gigi yang dianastesi. Kalo kemarin sih, aku kerasa tebelnya itu dari pipi, bibir, sampai lidah. Setau aku, kalo pakai STA ini, numbness atau rasa tebalnya nggak akan menyebar luas, jadi lebih nyaman.


Oiya, sama satu lagi. Sekarang lagi in banget namanya Invisalign. Apa itu? Ini semacam treatment seperti kawat gigi tapi nggak pakai kawat. Pakai itu yang di gambar, jadi nggak perlu ada kawat warna-warni di depan gigi, prosesnya juga nggak sesakit kawat gigi, dan waktunya relatif lebih singkat. Anyway, Invisalign itu nggak ada di semua klinik ya, harus jelas, ada sertifikasinya. Jadi, kalo mau aman, coba deh tanya-tanya ke Dentaland.

Oke deh, sesi sharingnya sampai sini dulu. Thank you so much ya buat temen-temen yang baca infonya sampai akhir. Semoga bermanfaat yaa buat kalian ;)


So, that’s practically what I want to say. Thanks for reading. I hope you find this post useful. I’ll see you soon!

W R I T T E N   W I T H   L O V E   B Y
 

No comments:

Post a Comment